Sosialisasi Gerakan Pilah Sampah adalah sebuah program kerja KKN Tematik 114 Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan pemberdayaan masyarakat di tingkat dasar mulai dari ibu rumah tangga, anak-anak, dan remaja tentang bagaimana pemilahan sampah penting dilakukan serta manfaat yang diperoleh jika masyarakat sudah melakukan pemilahan sampah. click disini
Perlu disadari bahwa permasalahan sampah merupakan suatu permasalahan yang kompleks, diperlukan dukungan dan dorongan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, di dalam pelaksanaan program kerja ini tidak hanya menumpu pada satu kegiatan melainkan dilakukan secara berkesinambungan mulai dari SI GEMAH (Sosialisasi Gerakan Pilah Sampah dari Sekolah) yang dilaksanakan di SDN 1 Kwadungan Gunung, TK Mardisiwi, dan SMPN 2 Kledung. Kegiatan SI GEMAH SDN 1 Kwadungan Gunung dilaksanakan sebanyak 2 kali dengan target audiens siswa-siswi SDN 1 Kwadungan Gunung kelas 1-6. Pertemuan pertama dilaksanakan pada tanggal 22 Januari 2025, pada pertemuan tersebut TIM KKN UNS memberikan sosialisasi dan edukasi terkait dengan-jenis jenis sampah serta memberikan pemahaman kepada anak-anak pentingnya membuang sampah sesuai dengan jenisnya. Kemudian TIM KKN UNS juga memberikan praktik menyenangkan tentang pembuatan kompos kepada anak-anak. Tujuannya yaitu supaya anak-anak bisa mengetahui contoh nyata pemanfaatan sampah organik apabila sudah dilakukan pemilahan sampah. Pertemuan kedua SI GEMAH SDN 1 Kwadungan Gunung dilaksanakan pada tanggal 1 Februari 2025. Pada pertemuan kedua ini kegiatan seluruhnya dilaksanakan di ruangan terbuka dengan begitu anak-anak bisa belajar dengan lebih gembira. Kegiatan dimulai dengan kilas balik materi untuk merefresh ingatan anak terkait materi yang telah diberikan sebelumnya. Kemudian dilanjutkan dengan praktik memanfaatkan botol bekas menjadi pot bunga dan mengaplikasikan kompos yang telah dibuat untuk campuran media tanam.
SI GEMAH SMPN 2 Kledung dilaksanakan sebanyak 2 kali pertemuan dengan skema yang hampir sama seperti SI GEMAH SDN 1 Kwadungan Gunung. Pertemuan pertama dilaksanakan pada tanggal 25 Januari 2025 diisi dengan sosialisasi dan edukasi, perbedaannya pada sosialisasi ini siswa ditekankan untuk dapat menerapkan prinsip zero waste atau gaya hidup yang meminimalkan menghasilkan sampah. Namun, lagi-lagi penerapan/implementasi nya perlu dukungan dari bapak/ibu guru SMPN 2 Kledung, misalnya dengan menerapkan konsep kantin yang ramah lingkungan dengan meminimalkan jajanan dengan bungkus plastik, mewajibkan siswa-siswi membawa tumbler (botol minum) dan menyediakan refill air galon pada setiap kelas, serta mewajibkan anak untuk membawa kotak bekal masing-masing dari rumah. Dengan demikian akan tercipta gaya hidup yang dapat meminimalkan penggunaan plastik yang dapat menimbulkan sampah. Kemudian pertemuan kedua diaksanakan pada tanggal 7 Februari 2025 diisi dengan kegiatan praktik membuat ekobrik. Ekobrik merupakan suatu upaya untuk mengolah sampah anorganik menjadi suatu barang yang lebih bermanfaat. Cara pembuatan dan alat bahan yang sederhana diharapkan mampu meningkatkan minat siswa untuk mengolah sampah anorganik. Cukup dengan botol plastik ukuran 600 ml sampah plastik kering dan bersih serta gunting siswa dapat membuat ekobrik dengan manfaat yang luar biasa. Botol ekobrik dapat dimanfaatkan dengan dirangkai menjadi meja, kursi, lemari, dan lainnya. Dalam membuat ekobrik standar minimal berat yang harus dipenuhi untuk satu botol ukuran 600 ml yaitu 200 gram. Hal ini untuk memastikan kekuatan dari ekobrik itu sendiri, semakin berat maka ekobrik yang dihasilkan semakin kuat.
Kegiatan Sosialisasi Gerakan Pilah Sampah selanjutnya yaitu GEMPITA (Gerakan Pilah Sampah dari Rumah Tangga) merupakan sosialisasi dan demostrasi pemanfaatan sampah yang dilaksanakan dari skala rumah tangga utamanya bagi ibu rumah tangga. Mahasiswa KKN UNS berusaha mensosialisasikan gerakan ini melalui berbagai kegiatan rutin yang sudah ada dalam masyarakat serta berusaha untuk bekerjasama dengan tokoh tokoh penting dan berpengaruh dimasyarakat itu sendiri. Beberapa kegiatan yang sudah terlaksana yaitu sosialisasi pilah sampah dalam kegiatan rutin pengajian/yasinan warga Desa Kwadungan Gunung RT.03/RW.02, Sosialisasi GEMPITA dan praktik pembuatan ekoenzim pada ibu rumah tangga SEKARI, Sosialisasi GEMPITA dan praktik pembuatan POC, Pupuk Kompos, Vermikompos, dan Konservasi Tanah pada Kelompok Tani Sekari.
Seluruh kegiatan yang dilaksanakan tentu menemui banyak kendala dan kesulitan, bahkan kami dari TIM KKN UNS menyadari masih banyak kekurangan dalam menjalankan program ini. Masih banyak PR pada masyarakat maupun pemdes dalam mengatasi permasalahan sampah. Kesulitan yang ditemui pada masyarakat tidak bisa disamaratakan dan perlu diselesaikan satu persatu. Namun, harapan dari kami TIM KKN UNS setidaknya dari sosialisasi yang telah kami laksanakan tidak berakhir menjadi omong kosong melainkan dapat menyentuh kesadaran salah satu dari bapak, ibu, atau anak anak yang mendengarkan sosialisasi/edukasi yang kami sampaikan. Dokumentasi kegiatan yang telah kami laksanakan dapat dilihat pada link dibawah ini click disini
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook